Artificial
Intelligence (AI)
dan Expert System
Artificial Intelligence diartikan sebagai rekayasa
kecerdasan yang didasarkan pada kecerdasan manusia. Sesuai dengan kecerdasan
manusia, kecerdasan buatan dicirikan dengan adanya kemampuan untuk bernalar (reasoning)
dan kemampuan untuk belajar dari pengalaman di lingkungan (learning).
Menurut para ahli, Rich
menyatakan bahwa Artificial Intelligence
sebagai sebuah studi tentang bagaimana membuat komputer mengerjakan sesuatu
yang dapat dikerjakan manusia. Sedangkan menurut Turing dan kawan-kawan, Artificial Intelligence yaitu suatu
perilaku sebuah mesin yang jika dikerjakan manusia akan disebut cerdas.
Beberapa ciri kemampuan yang menandakan kecerdasan yang diadopsi dari definisi
cerdas, antara lain yaitu :
·
Mampu belajar dari pengalaman
·
Tanggap terhadap situasi baru secara cepat
dan sukses
·
Menggunakan nalar dalam pemecahan masalah
sekaligus mengarahkan perilaku secara efektif
·
Mampu menggunakan pengetahuan untuk
memanipulasi lingkungan
·
Bernalar dan berakal sehat.
Sedangkan Expert
System atau Sistem Pakar biasa disbeut juga dengan “knowledge-based system” yaitu suatu aplikasi computer yang
ditujukan untuk membantu pengambilan keputusan atau pemecahan persoalan dalam
bidang yang spesifik. Sistem ini bekerja dengan menggunakan pengetahuan (knowledge) dan metode analisis yang
telah didefinisikan terlebih dahulu oleh pakar yang sesuai dengan bidang
keahliannya. Sistem ini disebut dengan sistem pakar karena fungsi dan perannya
sama seperti seorang ahli yang harus memiliki pengetahuan, pengalaman dalam
ememcahkan suatu persoalan. Ssitem ini biasanya berfungsi sebagai kunci penting
yang akan membantu suatu sistem pendukung keputusan atau sistem pendukung
eksekutif.
Contoh : Program aplikasi yang mampu meniru seorang ahli
medis dalam mendeteksi demam berdarah berdasarkan keluhan-keluhan pasiennya.
Sistem pakar atau Expert System terdiri dari dua komponen
yaitu basis pengetahuan (knowledge base)
dan alat pengambilan kesimpulan (inference
engine). Biasa pengetahuan didapat dari akumulasi pengetahuan pakar pada
bidang tertentu.
A.
Persamaan Artificial
Intelligence dengan Expert System
Sama-sama untuk mencapai hasil yang maksimal dalam
memecahkan masalah.
B.
Perbedaan Artificial Intelligence dengan Expert System
Artificial Intelligence (AI) mengacu pada jalur
atau langkah yang berorientasi pada hardware guna mencapai yang maksimal,
sedangkan Expert System atau Sistem
Pakar mengacu pada si pembuatnya atau seseorang yang ahli dalam suatu bidangnya
atau mengacu pada si perancang itu sendiri sebagai objek dalam menyiapkan suatu
sistem guna mendapatkan hasil yang maksimal.
C.
Contoh – Contoh Expert
System
1.
Eliza
Salah satu Sistem Pakar yang
paling awal dikembangk oleh Joseph Weizenbaum di MTT sebagai program komputer
terapis. Program ini membuat pengguna berkominikasi dengan komputer sebagaimana
sedang berkonsultasi dengan seorang terapis.
2.
Parry
Sebuah sistem pakar yang
termasuk juga paling awal dikembangkan di Standford University oleh seorang
psikiater, yaity Kenneth Colby. Kenneth Colby mensimulasikan seorang paranoid
dalam sistem pakar parry ini.
3.
Nettalk
Hasil penelitian Terrence
Sejnowski dan Charles Rosenberg pada pertengahan 1980 mengenai jaringan saraf
tiruan. NetTalk adalah sebuah program yang berdasarkan pada jaring-jaring
neuron dengan membaca tulisan dan mengucapkannya keras-keras. NetTalk membaca
keras-keras dengan cara mengkonversi tulisan menjadi fonem-fonem, unit dasar
dari suara sebuah bahasa. Hal ini mengungkapkan bahwa belajar membaca
melibatkan mekanisme kompleks yang banyak melibatkan bagian dari otak manusia.
Sistem ini memiliki tiga lapisan yaitu: lapisan input (setiap unit merespon
tulisan), lapisan output (unit menampilkan ke 55 fonem dalam bahasa inggris)
dan lapisan unit tersembunyi (setiap unit ditambahkan koneksinya pada setiap
input maupun output).
Daftar Pustaka
http://febbrydwicahyo.blogspot.co.id/2015/12/sipartificial-intelligence-expert.html
H. A. Simon. (1987). Diambil
dari buku Kusrini yang berjudul Sistem Pakar Teori dan Aplikasi. Andi
Yogyakarta : Yogyakarta.
Rich, E. & Knight, K.
(1991). Artificial Intellegence. Second Edition. New York : McGraw- Hill.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar