Winnie The Pooh 2

Senin, 03 Oktober 2016

#SIP ARSITEKTUR KOMPUTER DAN STRUKTUR KOGNISI MANUSIA

A.      Arsitektur Komputer
1.        Definisi
Dalam bidang teknik komputer, arsitektur komputer adalah konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer. Arsitektur komputer ini merupakan rencana cetak-biru dan deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya). Dalam hal ini, implementasi perencanaan dari masing–masing bagian akan lebih difokuskan terutama, mengenai bagaimana CPU akan bekerja, dan mengenai cara pengaksesan data dan alamat dari dan ke memori cache, RAM, ROM, cakram keras, dll). Beberapa contoh dari arsitektur komputer ini adalah arsitektur von Neumann, CISC, RISC, blue Gene, dll.
Arsitektur komputer juga dapat didefinisikan dan dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya.
Arsitektur komputer ini paling tidak mengandung 3 sub-kategori:
·         Set instruksi (ISA)
·         Arsitektur mikro dari ISA, dan
·         Sistem desain dari seluruh komponen dalam perangkat keras komputer ini.

2.        Komponen
a.    Input, berfungsi sebagai media masukan dari luar ke dalam sistem komputer. Contoh : memasukan data ke komputer.
b.    Proses, berfungsi untuk mengolah data dari Input (masukan) kemudian mengeluarkannya (output) berupa informasi
c.    Output, keluaran dari hasi pemrosesan input yang berupa tampilan dalam monitor (soft copy), atau berupa kertas (hard copy), maupun suara.
d.   Penyimpanan, berfungsi untuk menyimpan data-data di komputer.


B.       Struktur Kognisi Manusia
Menurut Prof. Benny H. Hoed, struktur adalah bangun (teoritis) yang terdiri atas unsur-unsur yang berhubungan satu sama lain dalam satu kesatuan. Struktur merupakan sifat fundamental bagi setiap sistem. Menurut Piaget, struktur disebut juga scheme (schemata/schemas).
Kognisi adalah kepercayaan seseorang tentang sesuatu yang didapatkan dari proses berpikir tentang seseorang atau sesuatu. Proses yang dilakukan adalah memperoleh pengetahuan dan manipulasi pengetahuan melalui aktivitas mengingat, menganalisis, memahami, menilai, menalar, membayangkan dan berbahasa. Kapasitas atau kemampuan kognisi biasa diartikan dengan kecerdasan atau inteligensi.
Jean Piaget menyebut bahwa struktur kognitif ini sebagai skemata (Schemas), yaitu kumpulan dari skema-skema. Seseorang individu dapat mengikat, memahami, dan memberikan respons terhadap stimulus disebabkan karena bekerjanya skemata ini. Skemata ini berkembang secara kronologis, sebagai hasil interaksi antara individu dengan lingkungannya. Dengan demikian seorang individu yang lebih dewasa memiliki struktur kognitif yang lebih lengkap dibandingkan ketika ia masih kecil. Piaget memakai istilah scheme secara interchangeably dengan istilah struktur. Scheme adalah pola tingkah laku yang dapat diulang. Scheme berhubungan dengan : (i) Refleks-refleks pembawaan ; misalnya bernapas, makan, minum, (ii) Scheme mental ; misalnya scheme of classification, scheme of operation. ( pola tingkah laku yang masih sukar diamati seperti sikap, pola tingkah laku yang dapat diamati Jika schemas / skema / pola yang sudah dimiliki anak mampu menjelaskan hal-hal yang dirasakan anak dari lingkungannya, kondisi ini dinamakan keadaan ekuilibrium (equilibrium), namu ketika anak menghadapi situasi baru yang tidak bisa dijelaskan dengan pola-pola yang ada, anak mengalami sensasi disekuilibrium (disequilibrium) yaitu kondisi yang tidak menyenangkan. 
Aspek Kognitif
          i.    Kematangan : semakin bertambahnya usia, maka semakin bijaksana seseorang.
            ii.   Pengalaman : hasil interaksi dengan orang lain.
            iii.  Transmisi sosial : hubungan sosial dan komunikasi yang sesuai dengan lingkungan.
             iv. Equilibrasi : perpaduan dari pengalaman dan proses transmisi sosial.
Ø  Ada 2 sistem yang mengatur kognitif :
1.      Skema : antar sistem yang terpadu dan tergabung
2.      Adaptasi, terdiri dari :
·      Asimilasi : terjadi pada objek yang meliputi biologis dan kognitif
·      Akomodasi : terjadi pada subjek

C.      Hubungan Arsitektur Komputer dan Struktur Kognisi Manusia
 Hubungan antara arsitektur komputer dengan struktur kognisi manusia yaitu komputer pada dasarnya dirancang untuk meniru cara kerja manusia, meniru sistem kognitif manusia, dimana komputer itu dirangkai, diprogram dan ditugaskan untuk melakukan sesuatu atau menghasilkan sesuatu. Persis seperti manusia, kecerdasan, atau ilmu yang diperoleh manusia berasal dari informasi yang diserap, digabung-gabungkan, dihubung-hubungkan, lalu diolah oleh akal dan akhirnya akan menghasilkan suatu ilmu atau informasi baru. Begitupun dengan komputer, tanpa input dari pengguna dan tanpa program yang dimasukkan maka komputer tidak akan ada artinya, agar berguna maka dia diprogram dan diberi inputan untuk menghasilkan informasi baru. Arsitektur komputer dibuat oleh manusia, namun manusia membutuhkannya agar dapat mempermudah manusia dalam pekerjaanya.

D.      Kelebihan dan Kekurangan Arsitektur Komputer dibandingkan Struktur Kognisi Manusia
1.    Arsitektur Komputer
a.    Kelebihan
·      Memiliki processor yang berjumlah lebih dari satu
·      Bisa digunakan oleh banyak pengguna (multi user)
·      Dapat membuka beberapa aplikasi dalam waktu bersamaan
·      Kecepatan kerja processornya hingga 1GOPS (Giga Operations Per Second)
b.   Kekurangan

·      Karena ukurannya yang besar, maka diperlukan ruangan yang besar untuk menyimpannya
·      Harganya sangat mahal
·      Interface dengan pengguna masih menggunakan teks
·      Membutuhkan daya listrik yang sangat besar

2.    Struktur Kognisi Manusia
a.    Kelebihan
·       Struktur kognisi lebih sistematis sehingga memiliki arah dan tujuan yang jelas
·       Banyak memberi motivasi agar terjadi proses belajar
·       Mengoptimalisasikan kerja otak secara maksimal
b.    Kekurangan
·       Membutuhkan waktu yang cukup lama
·       Terkadang sulit mengaplikasikannya dikehidupan sehari-hari, karena tergantung individu masing-masing dalam mengoptimalkan cara berpikir mereka




Daftar Pustaka :
Ariana, D. (2013). Komponen perangkat input, proses, output, penyimpanan dan komunikasi dalam komputer. http://www.didik16.com/2014/12/komponen-perangkat-input-proses-output.html

Ariyanto, E. 2011. CS2624-Computer Organization & Architecture (COA) : Konsep Organisasi dan arsitektur komputer. http://books.google.co.id.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar