A.
Informasi
1.
Pengertian
Informasi
Setiap
hari kita selalu mendengarkan informasi. Informasi ini dapat kita peroleh baik
di media cetak (koran, majalah, buku) maupun media elektronik (internet,
televisi, radio). Informasi yang kita terima dapat berupa informasi yang benar
dan apa adanya. Namun tidak sedikit kita memperoleh juga informasi yang salah
dan menyesatkan. Dalam hal ini kita sebagai penikmat informasi perlu lebih
cerdas dan bijak dalam memilah informasi yang diperoleh.
Informasi
merupakan hasil pengolahan data dari satu atau berbagai sumber, yang kemudian
diolah sehingga memberikan nilai, arti, dan manfaat. Menurut Jogiyanto (2005)
informasi adalah hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih
berguna dan lebih berarti bagi penerimanya, yang menggambarkan suatu
kejadian-kejadian yang nyata yang berguna untuk para pengambil keputusan.
Selain
itu, menurut Bodnar & Hopwood (2000) informasi merupakan data yang diolah
sedemikian rupa sehingga bisa dijadikan dasar dalam mengambil sebuah keputusan
yang tepat dan benar.
Berdasarkan
pengertian menurut tokoh diatas, maka dapat disimpulkan bahwa informasi adalah
hasil pengolahan data yang diolah dengan cara tertentu lalu diinterpretasikan
untuk digunakan dalam pengambilan keputusan.
Pada
proses pengolahan data untuk menghasilkan informasi juga dilakukan proses
verifikasi secara akurat, spesifik, dan tepat waktu. Hal ini penting agar
informasi dapat memberikan nilai dan pemahaman kepada pengguna. Pengguna dalam
hal ini mencakup pembaca, pendengar, penonton, bergantung pada bagaimana cara
pengguna tersebut menikmati sajian informasi dan melalui media apa informasi
tersebut disajikan.
2.
Komponen
Informasi
Komponen
informasi terdiri dari (Pengetahuan, 2015) :
a. Informasi
berdasarkan fungsi adalah informasi berdasarkan materi dan kegunaan informasi.
Informasi jenis ini antara lain adalah informasi yyang menambah pengetahuan dan
informasi yang mengajari pembaca. Informasi yang menambah pengetahuan misalnya
peristiwa-peristiwa bencana alam, pembangunan daerah, dll. Informasi edukatif
contohnya tulisan teknik belajar yang jitu, tips berbicara di depan umum, dll.
b. Informasi
berdasarkan format penyajian adalah informasi berdasarkan bentuk penyajian
informasi. Informasi jenis ini antara lain berupa foto, karikatur, lukisan
abstrak, dan tulisan teks.
c. Informasi
berdasarkan lokasi peristiwa adalah informasi berdasarkan lokasi peristiwa
berlangsung, yaitu informasi dari dalam negeri dan informasi dari luar negeri.
d. Informasi
berdasarkan bidang kehidupan adalah informasi berdasarkan bidang-bidang
kehidupan yang ada, misalnya pendidikan, olahraga, musik, dll.
3.
Fungsi
Informasi
Fungsi-fungsi informasi
yaitu (Pengetahuan, 2015) :
a. Meningkatkan
pengetahuan atau kemampuan pengguna
b. Mengurangi
ketidakpastian dalam proses pengambilan keputusan
c. Menggambarkan
keadaan sesuatu hal atau peristiwa yang terjadi
B.
Sistem
Informasi Psikologi
1.
Pengertian Sistem
Informasi
Sistem
Informasi (SI) adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktifitas orang
yang menggunakan teknologi untuk mendukung operasi dan manajemen. Menurut
Lani Sidharta (1995: 11) Sistem informasi adalah data yang
dikumpulkan, dikelompokkan dan diolah sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah
satu kesatuan informasi yang saling terkait dan saling mendukung sehingga
menjadi suatu informasi yang berharga bagi yang menerimanya.
Dalam
pengertian ini, istilah ini digunakan tidak hanya untuk penggunaan organisasi
teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tetapi juga untuk cara dimana orang
berinteraksi dengan teknologi dalam mendukung proses bisnis.
2.
Pengertian
Psikologi
Kata psikologi berasal
dari bahasa Yunani, yaitu ‘psyche’ yang berarti jiwa dan ‘logos’
yang berarti ilmu. Jadi, secara etimologis psikologi berarti ilmu yang
mempelajari tentang jiwa.
Berikut adalah definisi beberapa ahli mengenai
psikologi:
·
Dakir (1993) mengemukakan bahwa psikologi adalah suatu ilmu yang
membahas tingkah laku manusia dalam hubungannya dengan lingkungannya.
·
Muhibbin Syah (2001) menegaskan bahwa psikologi memiliki arti
sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup
pada manusia baik selaku individu maupun kelompok dalam hubungannya dengan
lingkungan.
Berdasarkan pendapat dari para ahli
diatas, dapat disimpulkan bahwa psikologi merupakan suatu ilmu pengetahuan yang
mempelajari tingkah laku individu.
3.
Pengertian Sistem Informasi Psikologi
Berdasarkan uraian
diatas dapat diambil kesimpulan bahwa sistem informasi psikologi adalah sebuah
sistem informasi yang menggunakan teknologi yang di dalamnya terdapat segala
bentuk aktivitas dan tingkah laku manusia dan dapat menghasilkan data tentang
psikologi.
4.
Komponen
Dapat dikategorikan dalam empat bagian,
(Dudung, 2015) :
a.
Sistem
Informasi Manajemen
b.
Sistem
Pendukung Keputusan
c.
Sistem
Informasi Eksekutif
d.
Sistem
Pemrosesan Transaksi
5.
Fungsi
a.
Meningkatkan
aksesibilitas data yang tersaji secara tepat waktu dan akurat bagi para
pemakai, tanpa mengharuskan adanya perantara sistem informasi.
b.
Menjamin
tersedianya kualitas dna keterampilan dalam memanfaatkan sistem informasi
secara kritis.
c.
Mengembangkan
proses perencanaan yang efektif.
d.
Mengidentifikasi
kebutuhan-kebutuhan akan keterampilan pendukung sistem informasi .
e.
Menetapkan
investasi yang akan diarahkan pada sistem informasi.
f.
Mengantisipasi
dan memahami konsekuensi-konsekuensi ekonomis dari sistem informasi dan
teknologi baru.
g.
Memperbaiki
produktivitas dalam aplikasi pengembangan dan pemeliharaan alam.
Daftar Pustaka :
Pratama, I Putu. (2014). Sistem
Informasi dan Implementasinya. Bandung: Informatika
Dakir. (1993). Dasar-dasar
psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
https://audirayatuputri.wordpress.com/2015/10/07/sip-informasi-dan-sistem-informasi-psikologi-2/
Dudung. (2015). 12 Pengertian
dan Fungsi Sistem Informasi Menurut Para Ahli. Dari:
http//www.dosenpendidikan.com/12-pengertian-dan-fungsi-sistem-informasi-menurut-para-ahli/.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar