Winnie The Pooh 2

Senin, 03 Oktober 2016

#SIP ETIKA MENULIS ARTIKEL ONLINE

Dalam sebuah penulisan di media elektronik atau online, individu harus dapat memahami dan mengetahui dengan benar etika yang ada dalam sebuah penulisan. Dalam menulis artikel atau pendapat pribadi harus memperhatikan setiap makna tulisan dan harus sopan untuk setiap kata-kata yang di muat dalam tulisan tersebut.  Dalam (Dewabrata, Kalimat Jurnalistik, 2006), terdapat empat sense yang harus disertakan ketika menulis, yaitu accuracy (keakuratan), responsibility (tanggung jawab), fairness (keadilan), dan honesty (kejujuran). Hal itu harus di perhatikan penulis ketika ingin membuat suatu tulisan di media elektronik atau online. Penulis harus mengetahui etika-etika yang ada dalam sebuah tulisan atau artikel, karena berguna untuk menjaga dan juga mematuhi aturan-aturan yang telah di tetapkan oleh hukum. Bila penulis tersebut ingin mengemukakan suatu pandangannya atau memuat suatu tulisan di media online, tidak dengan begitu saja mencantumkan tulisan sesuai dengan keinginannya, harus memikirkan dengan matang bahwa kata-kata tersebut tepat, agar pembaca tidak menimbulkan kekeliruan atau salah tafsir, bahkan menyinggung pihak-pihak mengenai tulisannya tersebut.
Pengertian Etika (Etimologi), berasal dari bahasa Yunani yaitu “Ethos”, yang artinya watak kesusilaan atau adat kebiasaan (custom). Etika biasanya berkaitan erat dengan perkataan moral yang merupakan istilah dari bahasa Latin, yaitu “Mos” dan dalam bentuk jamaknya “Mores”, yang yang artinya juga adat kebiasaan atau cara hidup seseorang dengan melakukan perbuatan yang baik (kesusilaan), dan menghindari hal-hal tindakan yang buruk.
Artikel adalah karangan pendek, berkisar antara 300 sampai 1.000 kata, yang membahas tema tertentu yang ditujukan untuk menyampaikan pikiran terhadap sebuah realitas, baik berupa fakta, atau konsep tertentu.
Media online adalah sebutan umum untuk sebuah bentuk media yang berbasis telekomunikasi dan multimedia. Didalamnya terdapat portal, website (situs web), radio-online, TV-online, pers online, mail-online, dll dengan karakteristik masing-masing sesuai dengan fasilitas yang memungkinkan user memanfaatkannya.
Terdapat 2 gaya bahasa yang sering digunakan ketika menulis, yaitu gaya jurnalistik dan gaya ringkasan. Gaya jurnalistik langsung memberikan informasi utama pada bagian awal artikel dan informasi pendukung akan menyusul di bagian tengah atau akhir artikelnya. Sedangkan gaya ringkasan mirip dengan gaya berita ringkas yang ditujukan pada pembaca yang mengharapkan informasi terperinci, dan pembaca dapat memutuskan apakah dia akan membaca rincian yang diberikan atau cukup hanya membaca ringkasan artikelnya saja.
Menulis artikel online bukanlah semata-mata asal menulis saja sesuai ego sang penulis atau pengarang blog atau website, melainkan harus memperhatikan beberapa faktor atau etika menulis artikel dengan baik dan benar. Hal tersebut bertujuan untuk memudahkan pembaca memahami dan meresapi intisari dari artikel yang telah anda atau pengarang publikasikan melalui blog atau website mereka.

Beberapa etika yang harus diperhatikan dalam menulis artikel pada media online yaitu :
1.        Gunakan Bahasa yang Mudah Dimengerti oleh Semua Orang
Usahakan agar setiap artikel yang kita tulis dalam blog dapat dibaca dan mudah dimengerti oleh orang lain dan tentunya dengan gaya bahasa yang sederhana. Karena itu diperlukan latihan yang berulang-ulang dalam membuat artikel yang baik dan akhirnya itu akan mengasah kemampuan menulis kita menjadi lebih baik.
2.        Banyak Membaca Buku atau Referensi Lain
Seorang penulis tidak mungkin bisa menghasilkan tulisan yang bagus kalau dia jarang atau tidak pernah membaca tulisan orang lain, itu pasti. Sebagai contoh, misalnya seorang pemilik blog yang menulis tentang internet marketing di dalam blognya, tentu saja dia akan membutuhkan referensi yang baik untuk membuat artikel bermutu.
Selain mendapat informasi, inspirasi, dan pengetahuan baru, membaca buku juga dapat membantu otak kita untuk berpikir secara logis dan sistematis. Jika kita sering membaca buku atau tulisan-tulisan yang bermutu maka lambat laun kita juga akan dapat menulis artikel atau buku yang enak dibaca.
3.        Memiliki Gaya Bahasa yang Unik
Apapun gaya atau cara kita membuat sebuah tulisan yang terpenting di sini adalah bagaimana agar tulisan atau artikel tersebut memberikan informasi, relevan, dan mudah dicerna oleh pembaca. Kita bisa membuat sebuah artikel yang sederhana untuk sebuah informasi yang memang sederhana, dan kita juga bisa membuat sebuah artikel dengan judul yang mengandung provokatif yang bisa menghentak pembaca anda.


Daftar Pustaka :
Dewabrata, A. M. 2006. Kalimat Jurnalistik: Panduan Mencermati Penulisan Berita. Jakarta: Kompas 

http://keishafeggy.blogspot.co.id/2015/10/sip-etika-menulis-artikel-online.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar